Jumat, 23 Maret 2018

Sejarah Korea Utara dengan Korea Selatan

Terpecahnya Korea Utara dan Korea Selatan 


Mulai tahun 1919, Jepang datang ke Korea untuk mengambil, mengganggu dan merusak Korea. yang dirusak adalah Politik, Budaya dan Bahasa. tahun 1940 Jepang menjajah Korea dan termasuk Indonesia. Setelah itu, Jepang mulai menyerang Amerika, yaitu Pearl Harbor, dan ini membuat Amerika sangat marah. 

Yang megjadikan Amerika mengebom Hiroshima dan Nagasaki. karena pengeboman ini, sama seperti yang terjadi di Indonesia, yang disebut dengan "Vacum Of Power". tempat - tempat yang di jajah oleh Jepang, secara tiba - tiba tidak ada pemerintahan. sekutu yang juga ingin membubarkan tentara Jepang itu keliling, kebetulan Korea juga akan dibantu oleh sekutu.

Sekutu yang datang ke Korea ini ada dua negara yaitu, Rusia dan Amerika. mereka datang untuk membantu, tetapi perbedaan nya adalah Rusia datang dari utara sedangkan Amerika datang dari selatan, dan satu hal lagi ideologi Amerika dengan Rusia berbeda, jadi istilah nya mereka sedikit tidak bisa di campur. 

secara alami mereka bertemu di "lintang 38 derajat" dan mereka memutuskan untuk tidak melewati batasan "lintang 38 derajat" ini satu sama lain. itu yang disebut dengan "Sampalseon" lintang perbatasan tadi. inti nya satu, ini adalah daratan Korea tapi yang menentukan adalah sekutu. setelah itu warga Korea bingung, karena satu negara tapi memiliki dua pemerintah. satu di utara dan satu di selatan. awalnya memang seperti tidak terjadi apa - apa. dan pada saat itu Utara dipimpin oleh Kim Ilsung, dan selatan di pimpin oleh Lee Seungman.

Pada tanggl 15 Agustus 1945, Korea Selatan yang di pimpin oleh Lee Seungman ini menyatakan Korea Selatan merdeka. sehingga Korea Utara, yang pertama nya satu keluarga Korea ini, merasa seperti ada pengkhianatan. dan terjadilah Perang Dingin. selama terjadinya Perang Dingin ini, ada satu tokoh yang sangat penting, muncul lah Guru Gimgu (gimgu seonsaengnim) beliau mengatakan bahwa kalau ini (perang dingin) kalau dibiarkan akan menjadi negara yang berbeda, sama seperti sekarang ini. beliau seperti sudah mempunyai feeling kalau akan menjadi dua negara yang berbeda. 

sehingga beliau mencoba pergi ke Korea Utara lalu ke Korea Selatan untuk melakukan negoisasi. tetapi sayang nya ini tidak berlanjut dengan baik. sehingga pada tanggal 25 Juni 1950, Korea Utara menyatakan perang terhadap Korea Selatan. tahun 1950, Korea Utara datang ke Korea Selatan untuk menyerang Korea Selatan. Perang Panas itu berlanjut sampai 3 tahun sampai tahun 1953. 

sampai tahun itu, kedua negara itu merasa seperti "capek" dan menghentikan atau semacam istirahat dari perang panas tadi, tetapi istirahat ini kelanjutan sampai sekarang. hasil perang nya adalah kedua negara terpisah dan terbelah sendiri - sendiri. sekarang Korea Selatan beribukota di Seoul, dan Korea Utara di Pyongyang. Korea Selatan sekarang di pimpin oleh Presiden Moon Jae In, Korea Utara dpimpin oleh Kim Jong Un. 

dan saat ini Korea Selatan yang merasa seperti terancam tetap mewajibkan semua laki - laki warga Korea Selatan, untuk melakukan wajib militer yang harus di lakukan saat mereka sudah memasuki umur 20 tahun keatas. yang memakan waktu sampai 2 tahun atau lebih. semua artis kpop juga harus melakukan wajib militer ini tidak ada perkecualian. karena ini juga untuk keselamatan negara. sedangkan Korea Utara, sedang terobsesi untuk selalu membuat senjata - senjata baru. yang akhir - akhir ini sedang di buat adalah nuklir. 

 
Hasil gambar untuk bendera korea utara
*sebelah kiri Korea Utara*
*sebelah kanan Korea Selatan*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sejarah Korea Utara dengan Korea Selatan

Terpecahnya Korea Utara dan Korea Selatan  Mulai tahun 1919, Jepang datang ke Korea untuk mengambil, mengganggu dan merusak Korea. yang ...